Komitmen: Anggota DPRD Jateng usai mengikuti Training of Trainer (TOT) Tunas Integritas Anggota DPRD Jateng dari KPK di Hotel Laras Asri Salatiga, kemarin (Miftah/Jawa Pos Radar Semarang)
PENCINTA WAYANG: Calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho tampak gembira menikmati sajian tari saat Ki Dalang menampilkan Limbuk dan Cangik dalam gelaran wayang kulit di Lapangan Olahraga RW 8 Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari Kamis malam kemarin. (AJIE MAHENDRA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENCINTA WAYANG: Calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho tampak gembira menikmati sajian tari saat Ki Dalang menampilkan Limbuk dan Cangik dalam gelaran wayang kulit di Lapangan Olahraga RW 8 Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari Kamis malam kemarin. (AJIE MAHENDRA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

TEGALSARI – Tak melulu menggembar-gemborkan program, selama masa kampanye, pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 3 Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) menyempatkan diri untuk men-support gelaran budaya. Kamis (15/10) malam kemarin, Sigit beserta tim pemenangan menyambangi Lapangan Olahraga RW 8 Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari untuk menonton gelaran wayang kulit.

Malam itu, Sigit datang ke pentas wayang kulit bukan untuk berkampanye, tapi ikut menonton wayang sebagai wujud kecintaan pada seni dan budaya. Dalam gelaran malam itu menampilkan dalang asal Semarang, Ki Bungkus dengan lakon Gontomo Landak yang menceritakan ketawakalan seseorang terhadap nilai-nilai luhur kemanusian. Sigit mengaku menonton seni tradisional Jawa itu karena memang suka. ”Saya datang ke sini bukan untuk berkampanye, tapi memang suka nonton wayang. Jadi tidak mau kalau justru diberi kesempatan warga untuk berbicara di atas panggung. Saya ke sini sebagai penonton, kok,” ujarnya.