RAYAKAN ULANG TAHUN : Setelah paginya di Pasar Johar, Sabtu malam (8/8) kemarin, Calon Wali Kota Semarang, Soemarmo HS turut merayakan HUT Dewa Mamo Cia Lan Phusa ke-11 di Klenteng Kwan Sing Bio. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHARISMATIK: Calon Wali Kota Semarang nomor urut 1, Soemarmo HS usai menghadiri seminar kebangsaan di Fisip Undip, langsung diajak foto bersama puluhan mahasiswa, Kamis (15/10) kemarin. (Istimewa)
KHARISMATIK: Calon Wali Kota Semarang nomor urut 1, Soemarmo HS usai menghadiri seminar kebangsaan di Fisip Undip, langsung diajak foto bersama puluhan mahasiswa, Kamis (15/10) kemarin. (Istimewa)

SEMARANG – Perhatian ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Dipoengoro (Undip) tertuju kepada calon Wali Kota Semarang Soemarmo HS. Yakni, ketika memaparkan strategi Kota Semarang dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dalam seminar kebangsaan, Kamis (15/10) kemarin.

Langkah-langkah calon wali kota nomor urut 1 dalam menghadapi persaingan, memang dinilai lebih inovatif dan realistis. Menurut Marmo, sapaan akrabnya, ada lima pilar utama yang harus dikokohkan untuk kemajuan suatu kota, yakni pemerintah, pengusaha, akademisi, masyarakat umum, dan media massa. ”Kelima komponen ini harus bahu-membahu untuk saling mendukung satu sama lain,” tegasnya.

Mengingat akan adanya proses pertukaran pekerja antar pekerja di kawasan ASEAN, lanjut Marmo, maka untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi warga Kota Semarang khususnya, harus ditingkatkan, baik itu soft skill dan hard skill. ”Yang tidak ketinggalan lagi adalah penguasaan bahasa asing dan IT (Informasi dan Teknologi),” katanya.