SEMARANG-Kegiatan kepramukaan semakin menggeliat. Bahkan, kata salahsatu guru di SD Bojong Salaman 01, Ani Suryawati, kegiatan ekstrakulikuler pramuka ini sudah menjadi salahsatu kegiatan favorit di setiap sekolah dasar.

“Menurut para siswa, kegiatan pramuka itu seru. Disana siswa dapat dilatih kemandirian dan kedisiplinan. Disamping itu, mereka bisa bermain. Kini, pramuka menjadi salahsatu ekstrakulikuler yang digemari siswa,” ujar Ani, kemarin.

Karena itu, katanya, langkah pemerintah menjadikan pramuka sebagai ekstrakulikuler wajib di setiap sekolah merupakan hal yang tepat. Selain mengasah kepekaan dengan alam sekitar, ekstrakulikuler pramuka dapat dijadikan media pendukung pendidikan katakter siswa.

“Dulu banyak siswa yang enggan mengikuti pramuka. Karena saat itu, banyak siswa yang belum memahami filosofi dalam pramuka. Kini saat siswa banyak yang sudah mengetahui apa itu pramuka, ditambah dengan event-event perkemahan, siswa menjadi lebih antusias. Selain ada event lain yang digelar oleh Kwarda maupun Kwarnas,” tuturnya.

Terkait dengan adanya event Indonesian Scouttes Calange (ISC) yang digagas oleh Jawa Pos Group bekerjasama dengan Kwarnas, hingga kini pihaknya belum mengetahuinya. Meski begitu, kegiatan yang melibatkan seluruh anggota pramuka dari Sabang sampai Merauke yang dilaksanakan oleh Jawa Pos Group itu harus diapresiasi.

“Jawa Pos salahsatu media yang sangat peduli dengan kegiatan pramuka, dan itu sangatlah positif. Sampai saat ini memang surat edaran dari Kwarcab belum sampai di tangan kami. Kalau nanti sudah, pastinya akan langsung kami tindak lanjuti. Hal yang positif dan membangun seperti itu, patut untuk didukung,” katanya.

Sementara itu, salahsatu guru kelas di SDN Kramas, Anggoro Puri Restiko mengatakan kegiatan kepramukaan di sekolahnya dilaksanakan setiap satu minggu sekali. Ia juga berpendapat dengan dimasukannya kepramukaan sebagai ekstra wajib di sekolah akan berpengaruh positif terhadap penerapan pendidikan karakter kepada siswa.

Dirinya mengapresiasi event ISC yang digagas oleh Jawa Pos Group. Yakni, event berskala nasional yang nantinya peserta terpilih akan mengikuti perkemahan internasional di Amerika. “ISC merupakan sebuah event kepramukaan yang bagus. Itu adalah bentuk perhatian media terhadap perkembangan pramuka nasional,” tuturnya. (ewb/ida)