Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang Supramono mengatakan, pemberian TPP mengacu Perbup Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Pemberian Tambahan Penghasilan PNS Tertentu di Lingkungan Pemkab Semarang. Pemberian TPP bervariasi melihat eselon dan golongan masing-masing dan diberikan tiap bulan. “TPP diberikan atas dasar penilian kinerja yang dituangkan dalam sasaran kerja pegawai (SKP). Nantinya dijadikan acuan pemberian TPP,” ujarnya.

Ada empat variabel penilaian dalam pemberian TPP yakni waktu penyelesaian pekerjaan berdasarkan target, kehadiran kerja, apel, dan ketaatan jam kerja. “Jadi kinerja PNS harus ditingkatkan lagi,” tutur Supramono.

TPP yang diberikan bervariasi. Untuk pejabat struktural eselon II A TPP paling tinggi Rp 5 juta, IIB Rp 2,5 juta, IIIA Rp 1,5 juta, IIIB Rp 1,25 juta. Kemudian IVA Rp 1 juta , IVB Rp 800 ribu dan eselon V Rp750 ribu. Sementara untuk pejabat non strukturan golongan IV paling tinggi Rp 650 ribu, golongan III Rp 600 ribu, serta Golongan II dan I sebesar Rp 500 ribu. (tyo/fth)