SALTO: Aksi tim dance SMAGA yang tergabung dalam B-Boy, kemarin. (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)
LUDES : Petugas pemadam kebakaran dibantu warga bahu-membahu memadamkan api di rumah milik  Hj Kholifah bin Samsuri, 60 di Dukuh Barat gang 1 No 7 Padukuhan Kraton, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan yang terbakar. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
LUDES : Petugas pemadam kebakaran dibantu warga bahu-membahu memadamkan api di rumah milik Hj Kholifah bin Samsuri, 60 di Dukuh Barat gang 1 No 7 Padukuhan Kraton, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan yang terbakar. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Ditinggal jualan di pasar, rumah milik Hj Kholifah bin Samsuri, 60, warga Dukuh Barat gang 1 No 7 Padukuhan Kraton, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan ludes terbakar, Jumat (16/10). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Padahal rumah berada di lokasi yang padat penduduk.

Dari keterangan Ida, 30, anak kandung pemilik rumah, di rumah tersebut ibunya hanya tinggal berdua dengan kakaknya, Wahdat, 32 yang masih bujangan. “Ibu saat ini masih berjualan di pasar. Belum saya kasih tahu. Tapi kakak saya sudah tahu,” ucap anak ke sembilan korban yang tinggal sekampung tersebut, sesaat setelah api sudah dipadamkan.

Dari informasi yang dikumpulkan, kebakaran rumah milik pedagang batik di Pasar Batik Banjarsari Kota Pekalongan ini terjadi sekitar pukul 10.00. “Kebakaran ini awalnya diketahui anak-anak sekolah yang baru pulang. Mereka teriak-teriak, akhirnya warga keluar,” ucap Ketua LPM Padukuhan Kraton, Bambang saat ditemui.