Dana Kampanye Akan Diaudit

163

SEMARANG – Sebanyak tiga paslon (pasangan calon) peserta Pilwalkot 2015 telah melaporkan dana kampanye tahap 2 ke KPU Kota Semarang. Bahkan, dari salah satu paslon melaporkan pada menit terakhir pada jadwal yang sudah ditentukan oleh KPU Kota Semarang pada Jumat, (16/10) kemarin.

Ketua Divisi Pencalonan KPU Kota Semarang, Agus Supriyanto mengatakan, pihaknya belum bisa menyebutkan jumlah anggaran pelaporan sumbangan dana kampanye tahap dua dari masing-masing paslon. Menurutnya, pihaknya masih melakukan perekapan jumlah tersebut dan akan diumumkan secara pleno, Sabtu, (17/10) ini karena sudah sesuai ketentuan dari PKPU nomor 7 terkait pelaporan dana kampanye harus diketahui oleh masyarakat. ”Dari mana asalnya juga nanti akan tercantum,” katanya.

Agus menjelaskan pelaporan dana kampanye meliputi tiga rangkaian pelaporan. Pertama laporan awal dana kampanye yakni batasan akhir 26 Agustus, kedua laporan penerimaan sumbangan dana kampanye 16 Oktober, ketiga laporan penerimaan dan pengeluaran kampanye yang nantinya dilaporkan ke KPU Kota Semarang 6 Desember. ”Kalau jumlah batasan maksimal dana kampanye mencapai Rp 16 miliar. Jadi yang yang mencakup seluruh penerimaan dan pengeluaran dana kampanye yang diterima mapun dikeluarkan dikelola oleh pasangan calon itu wajib dilaporkan. Jika tidak dilaporkan pada akhir 6 Desember, maka ada sanksi diskualfikasi terkait paslon tersebut,” tegasnya.

Pihaknya menambahkan, setelah menerima penyampaian laporan akhir pada 6 Desember 2015 dari masing-masing paslon, laporan dana kampanye selanjutnya akan diserahkan kepada kantor akuntan publik yang sudah ditunjuk oleh KPU Kota Semarang untuk dilakukan audit dalam kebenarannya. ”Kami tidak mempunyai kewenangan untuk menyampaikan benar atau tidaknya. Kami serahkan kepada kantor akuntan publik yang sudah kami tunjuk. Kantor akuntan publik itulah yang akan mengaudit seluruh pembukuan pengelolaan dana kampanye yang dilakukan oleh masing-masing paslon. Terus nantinya rekomendasi apa pun dari auditor itu akan kami lakukan,” imbuhnya.

Sementara, Ketua Panwaslu Kota Semarang, M. Amin mengakui telah mendampingi KPU Kota Semarang terkait pengawalan pelaporan penyerahan dana kampanye tahap dua. Sampai batas waktu yang telah ditentukan oleh KPU Kota Semarang, semula para paslon telah menyerahkan pelaporan dana kampanye. (mha/zal/ce1)