Ajari Buat Lampion, Hasil Karya Sampai Singapura

Aksi Mahasiswa Polines Berdayakan Anak Jalanan

252
PANTAU PUNGUTAN : Kepala Dinas Pendidikan Kendal, Muryono dan Kepala Kejari Kendal, Yeni Andriyani (tengah) memberikan penyuluhan hukum di SMP 1 Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Bak jamur, jumlah anak jalanan (anjal) di Kota Semarang tiap hari selalu meningkat. Hal itu memantik mahasiswa Polines untuk membuat program kreatif pemberdayaan anjal. Seperti apa?

EKO WAHYU BUDIYANTO

RATUSAN, bahkan ribuan anak jalanan bertebaran di kota-kota besar, termasuk Kota Semarang. Beragam program pemerintah berjudul pengentasan anak jalanan, seolah tak bertaji. Jumlah anak jalanan semakin bertambah tahun, bukannya berkurang, pertambahannya seolah sulit dibendung.

Prihatin atas kondisi tersebut, lima mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) mencoba melakukan pendampingan dan pemberdayaan, dengan memberikan edukasi tentang wirausaha. Dengan harapan, anak jalanan memiliki kemampuan berwirausaha sehingga bertekad mentas dari jalanan, sehingga jumlah anak jalanan semakin berkurang.

1
2
3
4
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here