Rebut Pistol, Ajak Duel Serse

1412
DOK. PRIBADI
RESIDIVIS KAMBUH: Jebret, 36, yang diringkus oleh tim Reserse Mobil (Resmob) Polrestabes Semarang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RESIDIVIS KAMBUH: Jebret, 36, yang diringkus oleh tim Reserse Mobil (Resmob) Polrestabes Semarang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ADITYO DWI RIANTOTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BARUSARI – Seorang gali kampung, asal Barutikung Kelurahan Bandarharjo Semarang Utara, Agus Sutriyono alias Jebret, 36, diringkus oleh tim Reserse Mobil (Resmob) Polrestabes Semarang yang dipimpin Aiptu Janadi. Namun sebelumnya, buron tersangka kasus pencurian dengan pemberatan itu sempat mengajak duel dua anggota reserse yang hendak menangkapnya.

Dengan beraksi nekat bak seorang jagoan, Jebret menantang dan mengajak berkelahi. Aksi pertarungan menegangkan tak terelakkan. Tersangka dan dua reserse sempat bertarung disaksikan warga di sekitar lokasi penangkapan. Bahkan tersangka menggigit lengan kiri salah satu anggota, Bripka Agus Salim dan berusaha merebut pistol milik Aiptu Sugeng.

Terpaksa, timah panah melesat menembus kaki kiri tersangka sebelum akhirnya dibekuk dengan kondisi bersimbah darah. ”Dia malah bilang lebih baik mati daripada ditangkap polisi,” kata salah seorang aparat yang terlibat dalam penangkapan tersebut, di Mapolrestabes Semarang, Kamis (15/10) kemarin.