Dirinya mengklaim jika saat ini PKB sebagai mesin politik dalam keadaan siap tempur. Walaupun begitu, dirinya mengakui jika sempat ada kadernya yang pernah tidak sepaham namun tetap berkomitmen untuk mendukung Wali. ”Setelah diingatkan dan diberi pengertian, akhirnya semua kader kompak. Mesin politik pun siap untuk menangkan Wali. Semua kader juga telah berkomitmen untuk memenangkan Wali,” pungkasnya.

Terpisah, anggota DPR RI Alamuddin Dimyati Rois menuturkan jika dirinya telah bertemu dengan Ketua PBNU, Said Aqil. Dalam pertemuannya beberapa waktu lalu, kakak dari calon Wakil Bupati Moh Hilmi jika NU harus berpatisipasi pada Pilkada Kendal 9 Desember mendatang dengan mendukung Widya-Hilmi (Wali) yang diusung oleh PDIP,PKB dan Nasdem. ”Pak Said bilang, kalau warga NU harus dukung pasangan yang diusung NU. Artinya Wali harus didukung karena diusung PKB yang merupakan partainya orang NU,” tambahnya.

Dalam pertemuannya, Said Aqil juga berpesan kepada warga NU Kabupaten Kendal untuk kompak dan bersatu di bawah naungan ulama sesepuh. Selain itu warga NU juga tidak boleh menyeberang dari pandangan NU. ”Kalau ngaku dan cinta NU, buktikan sekarang dengan mendukung pemimpin yang diangkat dan berasal dari NU,” pungkasnya. (den/zal/ce1)