Harini Divonis 1 Tahun Penjara

Kasus Korupsi SPA 2007

212
Radar semarang files
PIKIR-PIKIR: Dra Harini Krisniati masih pikir-pikir untuk banding atau tidak, setelah divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10) kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PIKIR-PIKIR: Dra Harini Krisniati masih pikir-pikir untuk banding atau tidak, setelah divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10) kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MANYARAN – Dra Harini Krisniati, staf ahli Wali Kota Semarang nonaktif, akhirnya dijatuhi vonis hukuman 1 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10) kemarin. Dalam kasus dugaan korupsi program Semarang Pesona Asia (SPA) tahun 2007.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang selama 1 tahun 6 bulan penjara. Meski begitu, majelis hakim yang dipimpin Gatot Susanto, juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp 50 juta yang jika tidak dibayar, harus diganti dengan hukuman kurungan selama dua bulan penjara.

”Terdakwa terbukti menyalahgunakan kewenangan atas jabatannya, sehingga merugikan keuangan negara. Memutuskan hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta terhadap terdakwa Harini dan memerintahkan terdakwa tetap dalam tahanan,” kata hakim Gatot.