PERIKSA KESEHATAN : Tim Dokter Coca Cola memeriksa kesehatan sejumlah warga Bawen yang sakit. (DOK CCAI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMOGA MABRUR : Para jamaah haji Kabupaten Pekalongan pada kloter 40, 41 dan 42 kedatangannya lebih awal 3 jam, dan diterima langsung oleh Bupati Pekalongan, Amat Antono, di Pendopo Bupati Pekalongan. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
SEMOGA MABRUR : Para jamaah haji Kabupaten Pekalongan pada kloter 40, 41 dan 42 kedatangannya lebih awal 3 jam, dan diterima langsung oleh Bupati Pekalongan, Amat Antono, di Pendopo Bupati Pekalongan. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Tangis haru mewarnai penyambutan kedatangan jamaah haji Kabupaten Pekalongan, pada Kamis (15/10) dini hari. Pasalnya dari 763 jamaah haji yang berangkat, ada satu jamaah yang meninggal dunia dan pihak keluarga baru mengetahui meninggalnya jamaah haji tersebut, dua hari menjelang kepulangannya.

Kepulangan jamaah haji Kabupaten Pekalongan untuk kelompok terbang (kloter) 40, 41 dan 42. Semuanya pulang lebih awal dari jadwal sebelumnya yang ditentukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan. Seperti kloter 41 yang kedatangannya di Pendopo Bupati Pekalongan, diperkirakan pada Kamis (15/10) pukul 07.00 WIB, datang lebih awal pada pukul 04.00 WIB. Demikian juga dengan kloter 40 dan 42, kedatangannya lebih awal 3 jam dari jadwal sebelumnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Pekalongan, H Ahmad Umar mengungkapkan kepulangan jamaah haji Kabupaten Pekalongan yang terdapat pada kloter 40, 41, dan 42 kedatangannya lebih awal 3 jam dari waktu yang dijadwalkan sebelumnya. Menurutnya hal itu karena penerbangan jamaah haji Kabupaten Pekalongan dari bandara Saudi Arabia juga lebih awal. Demikian juga dengan pengurusan administrasinya lebih tertib. “Bahkan untuk kloter 41 yang direncanakan tiba di Kabupaten Pekalongan pukul 07.00 WIB, kedatangannya maju hingga 3 jam atau tiba pukul 04.00,” ungkapnya yang ikut menyambut kedatangan para jamaah haji.