Pencuri Tabung Gas Dimassa Warga

281

KAJEN-Tepergok mencuri tabung gas elpiji 3 kilogram, tiga pemuda dihajar massa, Selasa (13/10) kemarin. Ketiganya ada Muhamad Yasin, 24, warga Dukuh Sirijan, Desa Krandegan, Kecamatan Paninggaran; Kuswandi, 20, warga Dukuh Buaran, Desa Gandarum; dan Fajar Baranang, 21, Dukuh Sajiberto, Desa Salit, Kecamatan Kajen, Kabupaten Batang.

Kejadian itu bermula saat tiga pemuda memasuki rumah Afrizal Fabiardhi, 23, di Dukuh Godang, Desa/Kecamata Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Selasa (13/10) kemarin, pukul 04.00 dengan mencongkel jendela samping rumah menggunakan obeng.

Namun salah satu pencuri dari tiga pemuda tersebut, terjatuh saat mengambil tabung gas yang berada di ruang dapur. Sehingga mengeluarkan suara gaduh, dan membangunkan penghuni rumah.

Afrizal yang tidur di kamar belakang dekat dengan dapur, langsung bangun dan berteriak “maling… maling… maling….” begitu melihat ketiga pemuda tersebut membawa tabung gas elpiji 3 kilogram. Karena panik dan ruangan gelap, ketiga maling tersebut langsung kabur.

Namun naas. Begitu keluar rumah, bertemu beberapa warga yang hendak pergi ke musala untuk melakukan salat Subuh. Sontak, ketiganya langsung ditangkap basah dan dihajar massa.

Kuswandi, warga Dukuh Buaran RT 03 RW 02 Desa Gandarum, salah satu pencuri yang dihajar massa mengungkapkan bahwa dipilihnya rumah Afrizal yang seorang guru, karena beredar kabar baru saja mengambil uang pinjaman di bank dengan jumlah yang cukup besar.

Namun saat masuk ke dalam rumah tersebut, ternyata uang yang dimaksud tidak ada. Hanya Rp 700 ribu yang ada didalam dompet pemilik rumah. “Saat saya ambil dompet Afrizal, yang ada cuma uang Rp 700 ribu, SIM dan STNK. Tidak ada uang puluhan juta di dalam kamar,” ungkap Kuswandi, saat diperiksa di Mapolres Pekalongan.

Menurut Afrizal, ketiga pencuri tersebut tertangkap warga, setelah dirinya berteriak minta tolong kalau rumah kemalingan. “Kebetulan saat itu banyak warga yang hendak salat Subuh. Jadi para pencuri itu tertangkap dan sempat dihajar massa,” kata Afrizal.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Batang, AKP Aries, menandaskan bahwa ketiga puncuri tersebut Selasa (13/10) kemarin langsung dilaporkan warga ke Polsek Paninggaran, bersama barang bukti berupa tiga tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, uang Rp 700 juta, helm dan handphone merk Nokia. “Ketiga pencuri tabung gas tersebut, hingga kini masih menjalani pemeriksaan untuk proses lebih lanjut,” jelas AKP Aries. (thd/ida)