Langgar Jam Operasional, Sarana PKL Diangkut

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

TAK PATUH: Sejumlah petugas Satpol PP Kota Semarang mengangkut gerobak PKL yang ditinggal pemiliknya di kawasan Imam Barjo, hal itu dianggap melanggar aturan jam tayang. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
TAK PATUH: Sejumlah petugas Satpol PP Kota Semarang mengangkut gerobak PKL yang ditinggal pemiliknya di kawasan Imam Barjo, hal itu dianggap melanggar aturan jam tayang. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

PLEBURAN — Para pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar jam tayang atau jualan, bakal kena sanksi tegas. Satpol PP Linmas Kota Semarang selaku penegak perda (peraturan daerah) bakal mengambil tindakan tegas dengan menyita sarana dagang PKL. Seperti pelanggaran yang dilakukan PKL Jalan Imam Barjo, kemarin.

Pedagang dianggap melanggar Perda Kota Semarang No 11 Tahun 2000 tentang Pengaturan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima. ”Mereka melanggar pasal tersebut sehingga kami mengambil tindakan tegas dan melakukan pembinaan,” ujar Kabid Trantibmas Satpol PP Linmas Kota Semarang, Kusnandir, di sela operasi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Tonjolkan Persamaan daripada Perbedaan

MARAKNYA kasus intoleransi yang terjadi akhir-akhir ini disebabkan masih rentannya masyarakat dalam menerima dan mengadopsi narasi ekstremisme. Alih-alih melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar,...

Polisi Kehabisan Bahan Pembuat SIM

SALATIGA - Ribuan pemohon yang hendak membuat atau memperpanjang masa berlaku surat izin mengemudi (SIM) di Satlantas Kota Salatiga harus bersabar. Pasalnya, material baru...

Dominasi Permainan, PSIW Kalah Lagi

WONOSOBO – Tim sepak bola kebanggaan Wonosobo PSIW U-17 menjamu Persibangga U-17 di Stadion Kolodete Kalianget, Rabu (29/3). Laga kandang dalam kompetisi Liga Soeratin...

2 Tahun Mandek di Polisi

Dugaan Penipuan Cek Kosong KARANGAYU – Wismimandannie, 47, warga Jalan Jenderal Sudirman, Semarang Barat kembali mendatangi Mapolsek Semarang Barat, Selasa (3/6). Ia mempertanyakan perkembangan kasus...

More Articles Like This

- Advertisement -