Karyawan Koperasi Dilaporkan Polisi

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

PEKALONGAN-Pengurus Koperasi Purna Yudha yang beralamat di Jalan Karya Bhakti Gang 5 Sunan Giri Nomor 13 A Medono Pekalongan Barat, Kota Pekalongan melaporkan salah satu karyawannya ke Polres Pekalongan Kota. Atas dugaan melarikan 1 unit motor inventaris kantor dan uang tagihan.

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Dhimas Supadi, menjelaskan bahwa korban penipuan atas nama Agus Abdul Rohman, 30, warga Kebunharjo RT 01/04 Patebon Kendal. Melaporkan pelaku, atas nama Tommy Adjie Prasetyo, 23, mahasiswa, warga Jalan Cempaka Desa Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan yang merupakan karyawannya.

“Peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/10) sekitar pukul 19.00. Namun baru dilaporkan pada Senin (12/10) sore,” ucap Supadi.

Kejadian itu bermula saat tersangka diberi kepercayaan membawa sepeda motor (SPM) Honda Beat nomor polisi AD 4878 OO yang merupakan inventaris kantor atas nama Joko Hariyanto, wiraswasta Morodipan Gonilan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Tersangka juga membawa uang yang akan dipinjamkan kepada nasabah sebanyak Rp 1 juta. Selain itu, tersangka juga membawa uang tagihan nasabah sebanyak Rp 4 juta.

“Pengurus Koperasi semula masih beritikad baik, dengan memberi waktu kepada tersangka untuk mengembalikan. Namun, sampai batas waktu yang diberikan, ternyata tidak segera dikembalikan. Sehingga dilaporkan ke polisi,” ucap Kasat.

Atas kejadian tersebut, korban sekaligus koperasi yang bersangkutan mengalami kerugian sebesar Rp18 juta. Dan kini kasusnya langsung ditangani Satreskrim Polres Pekalongan Kota. (han/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Partisipasi Pemilih Tembus 72,8 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tingkat partisipasi masyarakat Kota Semarang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 27 Juni lalu mencapai 72,80 persen. Angka partisipasi...

Adukan PT KAI ke Komnas HAM

SEMARANG - Data yang dikantongi PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) saat penertiban, Kamis (19/5) lalu, dinilai tidak valid. Terbukti, banyak rumah yang sebelumnya...

Dianggap Memberangus Aspirasi Daerah

SEMARANG – Revisi Pencabutan Perda minuman keras (miras) yang dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengundang pro dan kontra. Wakil Rektor III Universitas...

Tuntut RUU KPK Dicabut

SEMARANG – Sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Semarang mendesak agar Revisi Undang-Undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi...

More Articles Like This

- Advertisement -