Status Kelulusan Bisa Dicabut

Dicek Jalur Akademiknya

204
Widya Kandi Susanti. (RADAR SEMARANG FILES)

INOVASI PERGURUAN TINGGI: Menristek Dikti M. Nasir (paling kanan) meninjau stan usai membuka Pameran Inovasi Perguruan Tinggi se-Indonesia, Senin (12/10). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
INOVASI PERGURUAN TINGGI: Menristek Dikti M. Nasir (paling kanan) meninjau stan usai membuka Pameran Inovasi Perguruan Tinggi se-Indonesia, Senin (12/10). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) akan mencabut status kelulusan dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang telah dinonaktifkan jika tidak sesuai dengan jalur akademik. Hal itu dikatakan Menristek Dikti, M. Nasir saat membuka Pameran Inovasi Perguruan Tinggi se-Indonesia di Semarang.

Berdasarkan data Kemenristek Dikti, sebanyak 243 PTS di Indonesia telah dinonaktifkan karena melakukan beberapa pelanggaran dan tidak sesuai dengan standar regulasi akademik yang ditetapkan Kemenristek Dikti. ”Kita tetap akan melakukan pengecekan. Apa benar lulusan PTS yang dinonaktifkan tersebut mengikuti sesuai jalur akademik. Kalau tidak sesuai ya tidak akan kita akui, bahkan akan kita cabut status kelulusannya,” ujar Nasir, Senin (12/10).

Pemetaan telah dilakukan oleh Kemenristek Dikti guna menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh ratusan PTS tersebut. Di mana dari penonaktifan ratusan PTS tersebut, tidak berdampak pada mahasiswa yang tengah menempuh perkuliahan di kampus itu.

Silakan beri komentar.