Sigit Siap Kemas Perkampungan Padat Jadi Objek Wisata Heritage

312
PERANG DISKON: Sejumlah tempat perbelanjaan di Kota Semarang memberikan diskon besar-besaaran untuk menarik pengunjung. Mengingat moment Lebaran masyarakat lebih konsumtif. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KEMBANGKAN POTENSI: Calon Wali Kota nomor urut 3, Sigit Ibnugroho saat mengunjungi rumah Tasripin di Kampung Gadean, Purwodinatan, beberapa waktu lalu. (Ajie mahendra/jawa pos radar semarang)
KEMBANGKAN POTENSI: Calon Wali Kota nomor urut 3, Sigit Ibnugroho saat mengunjungi rumah Tasripin di Kampung Gadean, Purwodinatan, beberapa waktu lalu. (Ajie mahendra/jawa pos radar semarang)

PURWODINATAN – Kampung padat penduduk seperti di wilayah Kelurahan Purwodinatan menjadi perhatian khusus calon Wali Kota Semarang nomor urut 3 Sigit Ibnugroho. Dia cukup prihatin melihat permukiman kumuh tersebut. Rumahnya berhimpitan, penduduknya banyak, tidak ada teras atau halaman belakang, dan jalannya pun hanya cukup untuk sepeda motor.

Saat menggelar sosialisasi di Jalan Jagalan, beberapa waktu lalu, Sigit mengutarakan keheranannya kepada warga. Calon wali kota yang didampingi Agus Sutyoso di bursa Pilwakot 9 Desember mendatang ini mengaku tidak bisa membayangkan jika terjadi kebakaran.

“Rumahnya berdempetan dan rata-rata dari kayu. Jalannya juga sempit. Kalau ada kebakaran, kan cepat merambat, dan mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk,” tuturnya.

Karena itu, Sigit mengimbau kepada warga untuk membuat beberapa titik sumur untuk berjaga-jaga jika terjadi kebakaran. Jika tidak memungkinkan, warga bisa memasang alat pemadam kebakaran yang juga disebar di beberapa titik kampung.