SERAHKAN BANTUAN : Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti menyerahkan bantuan tujuh motor trail kepada Kapolres Kendal AKBP Widi Atmoko, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SINERGI: Ketua dan anggota Komisi B DPRD Jateng berfoto bersama jajaran Polda Jateng usai rapat kerja di Komisi B. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
SINERGI: Ketua dan anggota Komisi B DPRD Jateng berfoto bersama jajaran Polda Jateng usai rapat kerja di Komisi B. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – DPRD Jateng mendorong dilakukannya pendataan terhadap nelayan di Jateng. Adanya pendataan bisa mendatangkan sejumlah manfaat positif. Di antaranya memudahkan pemberian izin kapal hingga jika ada subdisi terhadap nelayan lebih tepat sasaran.

Hal tersebut menjadi salah satu kesimpulan dalam rapat kerja Komisi B DPRD Jateng dengan Direkrorat Kriminal Khusus (Dit Krim Sus) Polda Jateng di ruang rapat Komisi B beberapa waktu lalu. Ketua Komisi B DPRD Jateng M. Chamim Irfani mengatakan pendataan nelayan akan memudahkan beberapa hal. Di antaranya pendapatan daerah dari perizinan kapal bisa semakin digali. Selain itu subdisi bagi nelayan bisa lebih tepat sasaran. ”Ini juga untuk mempermudah pendataan seluruh kapal 30 GT (Gross Ton) ke bawah. Sehingga nanti jika ada subsidi solar akan tepat sasaran,” katanya. Pengurusan izin kapal lanjutnya, akan memberikan tambahan pendapatan asli daerah (PAD). ”Selama ini proses perizinan kapal dianggap sulit karena ada 18 izin yang harus diurus. Kami berharap bisa diringkas dan pengurusan izin bisa dilakukan dalam satu atap,” tandasnya.