Tiga Proyek, 246 Lahan Belum Terbebaskan

213

SEMARANG – Sebanyak 246 lahan yang terkena tiga proyek pembangunan jalan di Kota Semarang belum bisa terbebaskan. Diprediksi hanya 46 lahan saja yang bisa diselesaikan tahun ini. Selebihnya pemkot berusaha melakukan pembebasan tahun depan.

Kabid Pemanfaatan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Kota Semarang Sukardi menjelaskan, selama ini pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada warga yang lahannya terkena dampak proyek pembangunan jalan tersebut. Baik melalui anggaran murni hingga perubahan APBD 2015. Namun hingga kini belum terealisasi.

Paling banyak lahan yang belum terbebaskan adalah rencana pembangunan jalan lingkar luar (outer ring road) Mangkang-Mijen. Dari data Bina Marga masih ada sekitar 200 lahan yang belum bisa dituntaskan. ”Kami sudah mengalokasikan anggaran pembebasan sebesar Rp 20 miliar di APBD murni 2015,” katanya.

Dijelaskan, untuk pembangunan outer ring road tersebut, ratusan lahan yang harus terbebaskan itu ada di beberapa kelurahan, di antaranya Kelurahan Ngadirejo, Santren, Wonosari. Sejauh ini progresnya masih tahap konsultasi publik untuk penetapan lokasi pembangunan jalur tersebut. ”Setelah itu, nanti akan dilanjutkan juga pengukuran, peta bidang, appraisal, musyawarah dengan warga tentang harga,” katanya.

Melihat sisa waktu tahun anggaran 2015 yang tinggal kurang dari tiga bulan ini, pihaknya pesimis pembebasan dilakukan tahun ini. Meski begitu pihaknya akan mengejar target meski baru beberapa persen yang bisa terbebaskan. ”Harapan kami sampai Desember mendatang sudah ada progres pembebasan, meski baru beberapa persen,” katanya.

Sedangkan lahan lain yang belum terbebaskan adalah proyek pembangunan jalan tembus Kartini-Gajah (Jolotundo). Pemkot telah menyediakan anggaran Rp 7,5 miliar untuk pembebasan 4 lahan. ”Dalam waktu dekat kita akan segera tuntaskan untuk sisa lahan yang belum terbebaskan itu,” ujarnya. ”Sedangkan untuk proyek underpass Jatingaleh, masih ada 42 lahan yang belum terbebaskan. Kami juga telah menganggarkan Rp 52 miliar,” imbuhnya.