Tata Ruang Harus Jadi Prioritas

Upaya Penertiban Galian C

192

Oleh sebab itu, Teguh meminta pemerintah pusat membuat pembedaan antara penambangan industri dan kerakyatan atas penambangan mineral nonlogam dan batuan. Misalnya harus menyusun dokumen dan rencana pembiayaan pascatambang dan produksi. ”Khusus untuk Pasal 22 tentang minyak dan gas bumi, kewenangan sepenuhnya memang dari pemerintah. Tapi di titik hilir, domain daerah sangat besar sekali,” terangnya. Dia mencontohkan kasus yang terjadi di Lumajang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti tuntutan para sopir truk serta pelaku jasa transportasi yang tergabung dalam Aliansi Pengemudi Independen (API) Jateng untuk dipermudah dalam proses pengajuan izin penambangan, Pemprov Jawa Tengah mulai menyosialisasikan langkah-langkahnya.

Sebelumnya, Teguh menyatakan Pemprov Jateng akan mempermudah proses perizinan usaha pertambahan. Asalkan memenuhi semua persyaratan yang ditentukan. Dalam hal ini ada tiga tahap yang harus dilakukan. Tahap pertama adalah penerbitan wilayah izin usaha pertambangan (IUP). Izin ini dikeluarkan dalam waktu maksimal 10 hari setelah pengajuan. ”Namun di tengah-tengah 10 hari tersebut, yakni jangka waktu lima hari harus sudah mengajukan permohonan IUP eksplorasi sebagai tahap kedua,” bebernya.

Untuk penerbitan IUP eksplorasi, lanjut Teguh, dikeluarkan maksimal 10 hari. Izin ini berlaku tiga tahun untuk tambang batuan, dan tujuh tahun untuk semen. Sementara untuk tahap ketiga adalah penerbitan IUP Operasi Produksi dengan batas waktu maksimal 30 hari setelah pengajuan. ”Kalau semua persyaratan lengkap, izin akan keluar tidak lebih dari 50 hari. Pengurusan tahapan ini tanpa biaya,” tandasnya.

Terpisah, DPRD Jateng mendesak Pemprov Jateng untuk segera mempercepat proses perizinan galian C. Menurutnya, tanpa hal tersebut pembangunan di Jawa Tengah akan semakin terhambat.

”Dampaknya sangat besar. Padahal kita semua mendorong (pembangunan infrastruktur) semaksimal mungkin diselesaikan,” ungkap anggota Komisi D DPRD Jateng, Samirun. (fai/ric/ce1)