TEST DRIVE: Salah satu peserta pemohon SIM saat mengikuti ujian  praktik SIM. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEST DRIVE: Salah satu peserta pemohon SIM saat mengikuti ujian praktik SIM. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas mulai meningkat. Ini bisa diukur semakin tingginya permintaan masyarakat untuk mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM). Data dari Satlantas Polres Kendal setidaknya dalam sehari ada sekitar 60 pemohon dan ada sekitar 400 lebih yang mengurus perpanjangan SIM.

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Dedi Kasiyadi mengatakan pehomon pembuat SIM maupun perpanjangan mengalami kenaikan. Meski begitu, tingkat kelulusan ujian tidak bisa dipastikan. “Animo masyarakat sangat tinggi apalagi pasca adanya kegiatan Operasi Ketupat Candi (OKC) dua bulan lalu. Kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki surat izin mengemudi (SIM) semakin meningkat,” katanya kemarin.

Dedi Kasiyadi memastikan Satlantas Polres Kendal bersih dari calo. Pemohon SIM baru diwajibkan untuk mengikuti psikotes maupun test praktik. Ini untuk mengurangi angka kecelakaan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar tertib berlalulintas. “Kami tegas kepada para pemohon, bukan untuk mempesulit tapi untuk mengurangi angka kecelakaan dan kematian di jalan,” imbuhnya.