BINGKISAN : Walikota Salatiga Yuliyanto saat memberikan bingkisan bagi ibu-ibu PKK, kemarin. (DINAR/JAWA POS RADAR SEMARANG)
REVIEW : Kepala Bagian Organisasi, Sekda Pemda Kabupaten Batang, Retno Dwi Irianto, saat menyampaikan hasil analisa rasio kebutuhan guru dan murid di Kabupaten Batang. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
REVIEW : Kepala Bagian Organisasi, Sekda Pemda Kabupaten Batang, Retno Dwi Irianto, saat menyampaikan hasil analisa rasio kebutuhan guru dan murid di Kabupaten Batang. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

BATANG – Berdasarkan analisa rasio kebutuhan guru dan murid, Kabupaten Batang masih kekurangan guru. Sebab tahun ini ada sekitar 820 guru yang pensiun. Sedangkan rekruitmen guru tidak diadakan.

Hasil analisa yang dilakukan Bagian Organisasi Kabupaten Batang, kebutuhan akan guru Sekolah Dasar (SD) tahun 2014/2015, dengan analisa rasio kebutuhan guru dan murid. Untuk rasio jumlah siswa sebanyak 60.277 siswa, maka kebutuhan guru SD sebanyak 3.023 guru.

Sedangkan kondisi Guru SD PNS di Kabupaten Batang saat ini hanya 2.607 orang. Itu pun dalam lima tahun mendatang, terdapat 820 guru SD yang akan memasuki masa pensiunan.

Kepala Bagian Organisasi Setda Pemkab Batang, Retno Dwi Irianto, Jumat (9/10) dalam laporan perencanaan analisa kebutuhan guru Sekolah tahun 2014/2015 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang mengungkapkan saat ini Kabupaten Batang tengah mengalami kekurangan guru, khususnya guru SD PNS.