AMAN: Pemilik Toko Intan Snack Suwarsih (tengah) didampingi tim jejaring keamanan pangan Pemkab Demak memastikan bahwa pihaknya tidak pernah menjual susu kedaluarsa disela sidak di Pasar Bintoro, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERJUN LANGSUNG: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro ikut kerja bakti memangkas rumput di wilayah Muktiharjo Kidul, akhir pekan lalu (4/10). (Istimewa)
TERJUN LANGSUNG: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro ikut kerja bakti memangkas rumput di wilayah Muktiharjo Kidul, akhir pekan lalu (4/10). (Istimewa)

SEMARANG – Sebagai seorang pemimpin harus memberi contoh yang baik kepada warganya. Sehingga kebijakan yang dikeluarkan kelak tidak sekadar menjadi sebuah aturan, tapi juga harus dilaksanakan. Seperti menciptakan kota yang bersih dan rapi, maka perilaku masyarakatnya harus didorong agar bisa menjaga lingkungannya dengan baik. Sebagai calon Wali Kota Semarang 2016-2021, Soemarmo pun turun langsung ke lapangan dan berbaur dengan warga Muktiharjo Kidul untuk mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan, Minggu (4/10) lalu.

Tak sekadar memberikan sambutan dan semangat kepada warga setempat, calon wali kota yang berpasangan dengan Zuber Safawi itu, juga ikut memangkas tanaman liar menggunakan mesin pemotong rumput. Langkah Marmo tersebut membuat warga termotivasi untuk menjaga lingkungan sekitar. Ratusan warga pun semakin antusias memangkas rumput liar hingga membersihkan sungai dari sampah.

Dalam sambutannya, Soemarmo sebagai pembina apel mengatakan, sungai harusnya bersih dari sampah. Banjir akan dapat dicegah apabila sungai-sungai dapat dilalui air dengan lancar tidak terganggu sampah.

Menurutnya, menghadapi musim hujan seperti ini yang menjadi perhatian khusus adalah sungai, dan irigasi dan resapan air. ”Kita tentunya tidak mau Kota Semarang diklaim terus-menerus menjadi Semarang kaline banjir, maka dari itu, biarlah itu hanya menjadi sebuah lagu saja. Mulai sekarang Semarang harus terbebas dari rob dan banjir,” tegasnya.

Abu Khoir, ketua penyelenggara kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya telah membulatkan tekad mendukung Marmo-Zuber (MAZU) dalam Pilwalkot 9 Desember mendatang. Menurutnya, program-program Soemarmo sangat mumpuni dalam menanggulangi banjir yang selama ini melanda Semarang.

”Ketika Pak Marmo menjadi wali kota, kami berharap Pak Marmo mau turun langsung dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat,” ujarnya. ”Saya tahu Pak Marmo peduli terhadap warga kecil, makanya kami sangat mendukung Pak Marmo menjadi wali kota kembali,” imbuhnya.

Abu menambahkan, kegiatan ini diikuti oleh ratusan warga dari 7 RT di Muktiharjo Kidul. ”Semua masyarakat berkenan hadir, apalagi mereka mendengar akan dihadiri Pak Marmo, makanya antusias masyarakat meningkat,” tandasnya. (zal/aro/ce1)