DIKERANGKENG: Sejumlah karyawati berdandan seksi dan membawa botol miras yang mengganggu kekhusyukan puasa dibelenggu dalam jeruji besi selama Ramadan. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEMBATIK: Calon Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 2 Ir Hevearita Gunaryanti Rahayu menunjukkan hasil membatiknya dengan tulisan Semarang Hebat saat berkunjung ke gerai Batik Sri Asih, Plamongansari, kemarin. (Istimewa)
MEMBATIK: Calon Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 2 Ir Hevearita Gunaryanti Rahayu menunjukkan hasil membatiknya dengan tulisan Semarang Hebat saat berkunjung ke gerai Batik Sri Asih, Plamongansari, kemarin. (Istimewa)

SEMARANG – Calon Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 2 yang berpasangan dengan calon Wali Kota petahana, Hendrar Prihadi yaitu Ir Hevearita Gunaryanti Rahayu terus melakukan upaya bersama pelaku UMKM perajin batik untuk meningkatkan popularitas batik Semarang. Hal ini terlihat saat Ita— sapaan akrab Hevearita mengunjungi Batik Sri Asih, Plamongansari, Semarang, Selasa (6/10) siang.

Calon Wakil Wali Kota Semarang yang didukung 6 partai politik ini secara tegas berkomitmen melanjutkan usaha pengembangan UMKM di Semarang yang telah berjalan selama era kepemimpinan Hendrar Prihadi. Ita pada kesempatan tersebut menekanan pelaku UMKM batik perlu penanganan cukup serius yang berkelanjutan ke depannya.

”Pelaku UMKM yang berjumlah hampir 12 ribu di Kota Semarang, memiliki permasalahan masing-masing yang butuh pendampingan keberlanjutan dari pemerintah. Misalnya, permasalahan industri batik yang bukan hanya pada permasalahan modal saja, namun lebih kompleks seperti permasalahan penanganan limbah, minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemasaran,” ujar wanita yang memiliki ciri khas kemeja putih dan kerudung merah ini.