Jateng Butuh 10 Ribu Embung

288
BERI DUKUNGAN: Orang tua M Minan Nurokhman, Ustadz Mirza (ketiga dari kanan) bersama Paguyuban Kades Sang Pamomong, PPDRI Batang dan Kabag Pemdes Setda Batang, saat meminta dukungan SMS. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Alwin Basri (Radar Semarang files)
Alwin Basri (Radar Semarang files)

SEMARANG – DPRD Jateng menilai pembangunan 1.000 embung untuk mencegah kekeringan masih jauh dari harapan. Sebab, jika dikalkulasi, saat ini Jateng membutuhkan setidaknya 10 ribu embung untuk mengairi lahan seluas 1 juta hektare. Dengan estimasi satu embung minimal bisa untuk mengairi lahan seluas 100 hektare. Dan seluruh wilayah Jateng dalam kondisi yang kekeringan dan membutuhkan air.

”Kalau saat ini setidaknya 50 persen lahan pertanian kekeringan, Jateng membutuhkan 5 ribu embung,” kata Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri, kemarin. Politisi PDIP ini menambahkan, dengan program pembangunan 1.000 embung jelas masih belum ada setengahnya.

Untuk itu, pemprov ke depan harus lebih intens untuk membangun embung kalau tujuannya untuk memperbaiki pertanian di Jateng. ”Masalah petani di Jateng kan sama, ketika musim kemarau kehabisan air dan kekeringan. Jadi hasil panen tidak maksimal,” ujarnya.