Telusuri Archa Ganesha Candi Duduhan

396
SELEBRASI: Pemain PSIS melakukan selebrasi setelah Franky (tengah) mencetak gol pembuka untuk kemenangan PSIS 4-1 atas PSIR di laga lanjutan Polda Jateng Cup, Minggu sore (7/6) kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENINGGALAN SEJARAH: Petugas Museum Ranggawarsita Jateng menunjukkan koleksi Patung Ganesha yang disimpan di museum tersebut. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENINGGALAN SEJARAH: Petugas Museum Ranggawarsita Jateng menunjukkan koleksi Patung Ganesha yang disimpan di museum tersebut. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Paska eskavasi (penggalian) situs Candi Duduhan Mijen Semarang, beberapa arca yang pernah ada dan hilang mulai ditelusuri. Selain berada di tangan beberapa warga Dusun Duduhan, kabarnya ada arca yang pernah hilang dicuri oleh warga asing pada 1970-an lalu. Salah satu warga yang tak mau disebutlkan identitasnya menjelaskan, jika pada 1970-an saat ramai-ramainya penemuan Candi Duduhan pernah ada warga asing mencuri Arca Ganesha (patung manusia gajah, Red).

“Dulu pernah ada yang mencuri orang londo (asing, Red), namanya Robert, tapi terus ketangkap di Jakarta, dan Arca Ganesha dikembalikan lagi. Katanya sekarang disimpan di Museum Ranggawarsita Semarang,” beber warga tersebut yang mengaku mengetahui cerita aksi pencurian tersebut dari turun-temurun warga Dusun Duduhan.

Bahkan beberapa arca, seperti Nandi (patung sapi) dan arca lainnya oleh warga dijadikan hiasan kampung, dan tergeletak begitu saja di pinggir jalan desa.