Pilkada Serentak Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

182

SEMARANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilakukan serentak di 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah diterangai akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, khususnya beberapa sektor tertentu yang terkait Pilkada.

“Berdasarkan pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya, adanya Pilkada maupun Pilpres memang tidak berpengaruh langsung terhadap indeks harga konsumen, namun ditengarai akan terjadi pergerakan ekonomi,” ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Jamjam Zamachsyari, kemarin.

Tren saat ini, ucapnya, Pilkada sudah tidak banyak menggunakan media kaos untuk berkampanye. Sehingga untuk sektor yang satu ini memang sudah tidak terlalu terlihat pertumbuhannya selama Pilkada. Selain itu, lanjutnya, konsumsi untuk alat peraga kampanye juga ditengarai akan meningkatkan sektor tertentu. Di antaranya permintaan bahan baku untuk baliho, sablon dan beberapa bahan baku lain untuk alat peraga kampanye. “Meningkatnya permintaan di beberapa sektor tersebut, akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, meskipun tidak merata. Terlebih saat ini Pilkada dilakukan serentak di 21 kabupaten/kota yang ada di Jateng,” lanjutnya.

Namun demikian, untuk presentase pertumbuhan ekonomi, pihaknya belum dapat memperkirakan. “Ada beberapa sektor yang mungkin naik, mungkin tidak, tergantung dari trennya,” ujarnya. (dna/smu)