PABBSI Jateng Loloskan 5 Lifter dan 4 Binaragawan

Diah Ayu Sumbang Medali Emas

244

SEMARANG – Lifter Jateng Diah Ayu Permatasari merebut medali emas di cabang angkat besi pada babak kualifikasi PON XIX yang berlangsung di Hotel Sutan Raja Convetion Center, Soreang, Bandung, Senin (5/10).

Lifter yang pernah dipanggil Pelatnas SEA Games 2014 tersebut, meraih emas di angkatan snatch. Sayang, di angkatan clean and jerk, atlet Kota Semarang tersebut hanya bisa meraih medali perak.

Diah adalah salah satu dari lima lifter Jateng yang berhak merebut tiket ke PON. Tiga lifter angkat besi lainnya yang lolos ke PON yaitu Affuwun yang turun di kelas 85 kg putra dengan merebut dua medali perak, Gurit (77 kg putra) merebut perunggu serta Sabrina (98 kg putri) yang menempati posisi kelima.

Lifter angkat berat Tri Wibowo (120 kg putra) juga lolos setelah menempati urutan kelima. Di cabang binaraga, Jateng sebelumnya meloloskan lima binaragawannya yaitu Mualipi di kelas 60 kg, Bambang (70 kg), Mheni (75 kg) dan Sang Sang (80 kg).

Sekum Pengprov PABBSI Jateng Nurwinto saat dihubungi kemarin menjelaskan, Jateng masih berpeluang menambah satu lifter lagi yaitu Bram Setiawan yang akan tampil di cabang angkat besi di kelas 105 kg putra pada hari terakhir Pra-PON Selasa (6/10). ”Kami masih optimistis menambah satu lifter yang lolos ke PON atas nama Bram. Pesaing utama masih berkisar pada Lampung, DKI Jakarta dan Jatim,” kata Nurwinto dihubungi kemarin.

Nurwinto mengakui, bahwa penampilan para lifternya tak maksimal, karena Jateng lebih berorientasi pada perburuan tiket ke PON. Namun secara umum, dia mengapresiasi perjuangan para atlet yang tetap tinggi di tengah kendala yang dihadapi. ”Harus kami akui, jangankan dana pelatda, untuk berangkat saja, anak-anak tanpa seragam. Tapi di Pra-PON, mereka menunjukkan tanggung jawabnya. Di binaraga, kami bersyukur bisa meloloskan empat atlet, dan angkatbesi/berat anak-anak bisa bersaing,” katanya.

PascaPra-PON, kata dia, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan melakukan strategi demi mendapatkan prestasi di PON kelak. (bas/smu)