UNGGUL: Pemain PSIR Rembang, Agung P mencoba menarik kaus pemain lini tengah PSIS Franky Mahendra saat laga perdana Polda Jateng Cup 2015 di Stadion Krida Rembang kemarin. Dalam pertandingan ini, PSIS unggul 0-2. (kanan) Hari Nur (paling kanan) berselebrasi dengan pemain PSIS lainnya usaha mencetak gol ke gawang PSIR. (FOTO-FOTO: BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AKTIF KAMPANYE: Beberapa angggota Kanca Museum yang mengisi stan komunitas dalam acara Festival Future Leader Summit 2015 di Wisma Perdamaian beberapa waktu lalu. (DOKUMEN KANCA MUSEUM JATENG)
AKTIF KAMPANYE: Beberapa angggota Kanca Museum yang mengisi stan komunitas dalam acara Festival Future Leader Summit 2015 di Wisma Perdamaian beberapa waktu lalu. (DOKUMEN KANCA MUSEUM JATENG)

Para pencinta museum di Jateng membentuk satu komunitas. Namanya Komunitas Kanca Museum. Apa saja kegiatannya?

ARRIBATH SAKHA

MUSEUM dapat menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menyenangkan dan bermanfaat. Meski pada era modern seperti saat ini eksistensi museum mulai tergeser oleh berbagai tempat wisata lain, museum masih dapat berdiri kokoh memberikan wisata sejarah yang penuh pengetahuan dan mengasyikkan bagi masyarakat.

Karena itulah, berbagai upaya menarik banyak pengunjung museum pun dilakukan oleh berbagai pihak yang memiliki minat besar terhadap museum. Salah satunya, Komunitas Kanca Museum. Komunitas yang didirikan oleh teman-teman Duta Wisata Jawa Tengah sejak 14 September 2014 ini, mewadahi para pencinta museum di Jawa Tengah.

Filosofi nama Kanca Museum, kata salah satu pendirinya, Dini Puspita Hapsari, kata Kanca dari Bahasa Jawa yang berarti Teman. Maknanya, ingin menjadi teman bagi semuanya, tak hanya bagi anggota yang bergabung, tapi juga teman bagi masyarakat untuk mengunjungi museum bersama-sama agar lebih seru dan menyenangkan.