Jaring Bibit Atlet

192

KAJEN – Sebanyak 1.363 peserta lomba lari 5 kilometer yang diselenggarakan Pemkab Pekalongan, Minggu (04/10) memadati Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. Meski lomba lari 5 kilometer baru akan dimulai pada pukul 08.00 WIB, ribuan warga sudah berkumpul sejak pukul 06.00 WIB, untuk menyaksikan lomba lari 5 kilometer.

Lomba lari 5 kilometer dimulai dari Jalan Mandurorejo Kajen, Jalan Tengku Umar dan berakhir di jalan Manudorejo, setelah menempuh jarak sepanjang 5 kilometer. Nurul Qomar, 19, warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, menjuarai lomba Kajen 5 kilometer untuk kategori umum, dengan waktu lari 16:26 menit , mengungguli Ari Mutia dari Kajen dengan waktu tempuh 17:01 menit, dan Edi Susanto, warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, menduduki peringkat ketiga setelah berlari selama 17:32 menit.

Nurul Qomar usai menjuarai lomba Kajen lari 5 kilometer mengungkapkan bahwa menjuarai lari 5 kilometer Kabupaten Pekalongan, adalah impiannya sejak lama. Maka sejak setahun terakhir ini, dirinya telah menyiapkan latihan dengan berlari sepanjang 20 kilometer setiap harinya. Yakni berlari dari Kecamatan Karangdadap hingga Kecamatan Doro.

Menurutnya dalam latihan berlari 20 kilometer tersebut, dirinya juga menggunakan waktu. Sehingga bisa mengukur kemampuannya saat mengikuti lomba lari 5 kilometer tersebut. “Ketika setiap latihan jarak 5 kilometer saya tempuh hingga 20 menit, mungkin karena ini lomba lari 5 kilometer dan saya ingin menang. Maka bisa saya tempuh dalam waktu 16:26 menit,” ungkapnya.

Plt Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata, Kabupaten Pekalongan, Fuadi Jaman, menjelaskan peserta lomba Kajen lari 5 kilometer sebanyak 1.363 orang yang terdiri dari kategori umum 248 orang dengan 235 putra dan 13 putri. Sedangkan kategori SMA diikuti 640 peserta, 507 putra dan 133 putri. Untuk SMP 475 peserta 313 putra dan 162 putri. “Lomba lari 5 kilometer untuk memperingati hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Pekalongan, selain untuk pembinaan terhadap atlet lari,” jelas Fuadi Jaman.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Mukaromah Syakoer, yang membuka lomba tersebut menandaskan bahwa kegiatan digelar untuk menjaring bibit unggul, bagi atlet lari dari berbagai pelosok di Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya kegiatan lomba Kajen lari 5 kilometer akan terus dilakukan dan dievaluasi sehingga kegiatan tersebut akan berkualitas dan berkuantitas. “Dari kegiatan inilah akan diperoleh calon atlet lari dari Kabupaten Pekalongan. Sehingga nantinya dapat menjunjung nama baik Kabupaten Pekalongan di level Provinsi atau Nasional,” tandasnya. (thd/ric)