Sepatu Converse Diproduksi di Salatiga

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

SALATIGA – PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) bakal membangun pabrik sepatu merek Converse di daerah Tetep, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Salatiga. Pabrik ini mengklaim sedikitnya bisa menyerap 10.000 orang tenaga kerja dengan produksi mencapai 1,2 juta pasang sepatu per bulannya.

CEO KMK Group CK Song, Group didampingi Wakil Wali Kota Salatiga H Muh Haris kepada wartawan, disela-sela acara ’Ground Breaking Ceremony’ di lokasi bakal dibangunnya pabrik, Kamis (1/10), menuturkan jika nilai awal senilai 50 ribu dolar US (USD) bakal digelontorkan untuk mendukung program pemerintah demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan perluasan tenaga kerja.

Wakil ketua DPRD Kota Salatiga Fathur Rahman menyambut baik masuknya investor ini. Kendati demikian, ia mengingatkan kepada investor untuk menyelesaikan proses analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). ”Masyarakat sekitar harus diberi penjelasan mengenai dampak atau limbah apa yang akan muncul seiring dengan berdirinya pabrik kelak, sehingga tidak ada permasalahan di belakang hari,” ujar Fathur Rahman saat ditemui di ruang kerjanya kemarin siang. Dia mengingatkan jika pembangunan harus seimbang dengan lingkungan. Menurutnya, ramah investor itu perlu tetapi harus bisa menjaga lingkungan tetap bersih.

Disinggung mengenai proses pembangunannya, Fathur Rahman menanyakan jika itu dilakukan tidak berkaitan dengan dewan. ”Kita hanya memantau dan mengingatkan agar bisa melibatkan masyarakat sekitar dan memberikan penjelasan terkait amdal dan sebagainya,” papar politisi PKS ini.

Berdasar pantauan di lapangan, proses pembangunan pabrik ini memang sudah berjalan. Saat ini proses masih di Dinas Tata Kota untuk membahas masalah Amdal dan Amdalalin sehingga belum dilaksanakan pembangunan. (sas/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -