Mangkrak 3,5 Tahun, Marmo Siap Tuntaskan Polder Banger

402
SIAP TUNTASKAN: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro saat melihat kondisi rumah pompa Polder Banger yang selama ini belum beroperasi. (ISTIMEWA)
SIAP TUNTASKAN: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro saat melihat kondisi rumah pompa Polder Banger yang selama ini belum beroperasi. (ISTIMEWA)
SIAP TUNTASKAN: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro saat melihat kondisi rumah pompa Polder Banger yang selama ini belum beroperasi. (ISTIMEWA)
SIAP TUNTASKAN: Calon Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro saat melihat kondisi rumah pompa Polder Banger yang selama ini belum beroperasi. (ISTIMEWA)

SEMARANG – Program penanggulangan rob di wilayah Semarang Timur melalui sistem Polder Banger yang dimulai saat masa pemerintahan Wali Kota Semarang Soemarmo HS (2010-2012), belum bisa tertuntaskan oleh penerusnya. Sehingga proyek puluhan miliar rupiah untuk mengatasi rob di wilayah Semarang Timur dan sebagian Semarang Utara itu mangkrak selama 3,5 tahun.

Kondisi tersebut sangat disayangkan calon Wali Kota Semarang nomor 1 yang berpasangan dengan Zuber Safawi itu. Tidak tertuntaskannya proyek tersebut membuat masyarakat sekitar yang dirugikan. Sebab, hingga kini masih dihantui rob. Marmo-Zuber (MAZU) pun bertekad menuntaskan proyek yang selama ini terkatung-katung tak jelas tersebut.

Akhir pekan lalu, Soemarmo menyempatkan diri melihat proyek yang masuk programnya selama memimpin Kota Semarang kurang lebih 1,5 tahun itu. Di lokasi, Marmo –begitu dia akrab disapa— menggeleng-gelengkan kepala. Dia tidak habis pikir dengan pemerintahan setelahnya, yang tidak bisa menuntaskan program yang seharusnya untuk kebaikan masyarakat luas, utamanya yang selama ini dihantui rob dan banjir. Seakan ada pembiaran.