AKRAB TEKNOLOGI: Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberikan materi dalam Google Day Fest beberapa waktu lalu. (istimewa)
AKRAB TEKNOLOGI: Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberikan materi dalam Google Day Fest beberapa waktu lalu. (istimewa)
AKRAB TEKNOLOGI: Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberikan materi dalam Google Day Fest beberapa waktu lalu. (istimewa)
AKRAB TEKNOLOGI: Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberikan materi dalam Google Day Fest beberapa waktu lalu. (istimewa)

SEMARANG – Konsep kota modern berbasis teknologi informasi atau smart city saat ini banyak diterapkan di sejumlah kota besar di seluruh dunia. Di Kota Semarang sendiri Smart City sudah berjalan pada masa Wali Kota Hendrar Prihadi, tepatnya dimulai pada April 2013. Bahkan dibanding Jakarta, Semarang tergolong lebih awal dalam mengaplikasikan Smart City. Jakarta Smart City baru diluncurkan pada Desember 2014.

Pada tahap awal Semarang Smart City, telah dilakukan pembangunan 1.200 titik wifi. Pembangunannya terus berlanjut di sejumlah tempat hingga mencapai target 20.000 titik wifi yang tersebar di seluruh Kota Semarang.

Hendi – sapaan Hendrar Prihadi saat peresmian posko Semut Merah, Kecamatan Tugu, Selasa (28/9), mengaku, telah berkomitmen untuk menjadikan Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah yang bisa ter-cover akses broadband dengan bandwidth tinggi.