JPU Tak Siap Bacakan Tuntutan Djody dan Suhantoro

204

MANYARAN – Sidang tuntutan batal digelar dikarenakan Penuntut Umum (JPU) Kejari Semarang belum siap menyelesaikan berkas tuntutan atas perkara kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Semarang tahun 2012 dan 2013, dengan terdakwa Suhantoro (mantan Sekretaris KONI) dan Djody Aryo Setiawan (Bendahara KONI) di Pengadilan tipikor Semarang, Selasa (29/9).

Dalam persidangan, JPU dari Kejari Semarang, Nur Indah Setyaningrum mengaku belum siap membacakan tuntutan dikarenakan berkas belum siap. Pihaknya juga meminta majelis hakim untuk menunda sidang.

”Kami belum siap membacakan tuntutan hari ini (kemarin). Untuk itu kami meminta waktu satu minggu kepada majelis hakim kepada kami untuk menyelesaikan tuntutan terhadap keduanya,” kata, JPU Nur dihadapan majelis hakim yang dipimpin Gatot Susanto.

Oleh majelis hakim kemudian meminta pendapat dari terdakwa dan tim kuasa hukumnya. Setelah tidak ada yang keberatan, akhirnya majelis hakim memutuskan menunda sidang pada pekan depan. Sidang ditunda pada Selasa (6/10) mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan.

Usai sidang, kuasa hukum terdakwa, Fajar Subhi mengaku tidak keberatan atas penundaan tersebut, menurutnya hal itu memang hak JPU untuk meminta tambahan waktu karena belum siap dengan tuntutannya. ”Ya mau bagaimana lagi, jaksanya belum siap. Kami ikuti saja proses persidangan,” katanya singkat.

Seperti diketahui, JPU sebelumnya menjerat keduanya dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 ayat 2 UU nomor 31/ 1999 sebagaimana diubah dan ditambah UU nomor 20/ 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Subsidair melanggar Pasal 8 UU yang sama. Dan lebih-lebih subsider melanggar Pasal 9 UU yang sama. (jks/zal/ce1)