Gencarkan Razia Rokok Ilegal

400
TANPA CUKAI: Kabid Trantibmas Sapol PP Linmas Kota Semarang Kusnandir saat merazia rokok ilegal di sebuah PKL. Pedagang pun mendapat sanksi ringan, pembinaan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TANPA CUKAI: Kabid Trantibmas Sapol PP Linmas Kota Semarang Kusnandir saat merazia rokok ilegal di sebuah PKL. Pedagang pun mendapat sanksi ringan, pembinaan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TANPA CUKAI: Kabid Trantibmas Sapol PP Linmas Kota Semarang Kusnandir saat merazia rokok ilegal di sebuah PKL. Pedagang pun mendapat sanksi ringan, pembinaan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TANPA CUKAI: Kabid Trantibmas Sapol PP Linmas Kota Semarang Kusnandir saat merazia rokok ilegal di sebuah PKL. Pedagang pun mendapat sanksi ringan, pembinaan. (Agus Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Rokok ilegal tanpa cukai makin marak beredar di Kota Semarang. Terbukti dalam operasi yustisi penertiban Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh tim gabungan, Satpol PP Linmas Kota Semarang, kepolisian, Bea Cukai, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Inspektorat, Rabu (30/9), masih ditemukan rokok ilegal.

Operasi dipimpin Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Semarang Kusnandir menyisir tiga tempat. Pertama menuju Sawah Besar, kemudian dilanjutkan ke Jalan Hasanudin Pasar dan berakhir di Pasar Waru.

Dalam operasi tersebut ditemukan 18 merek rokok ternama dipalsukan serta tanpa ada label cukainya. Total kesuluruhan ada 34 bungkus rokok. ”Kegiatan ini untuk menegakkan Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang KTR. Hal ini untuk mengantisipasi adanya rokok ilegal tanpa cukai yang beredar di Kota Semarang,” tegasnya.