Atlet Gantolle Patah Tulang

212
JATUH: Warga menolong atlit Gantolle asal Jawa Timur yang jatuh setelah menabrak spanduk alat peraga kampanye Pilkada dan kabel telepon di Desa Duren, Kecamatan Bandungan. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)
JATUH: Warga menolong atlit Gantolle asal Jawa Timur yang jatuh setelah menabrak spanduk alat peraga kampanye Pilkada dan kabel telepon di Desa Duren, Kecamatan Bandungan. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)
JATUH: Warga menolong atlit Gantolle asal Jawa Timur yang jatuh setelah menabrak spanduk alat peraga kampanye Pilkada dan kabel telepon di Desa Duren, Kecamatan Bandungan. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)
JATUH: Warga menolong atlit Gantolle asal Jawa Timur yang jatuh setelah menabrak spanduk alat peraga kampanye Pilkada dan kabel telepon di Desa Duren, Kecamatan Bandungan. (PRISTYONO/jawa pos RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Sejumlah pilot dalam kejuaraan Gantolle Internasional Piala Telomoyo 2015 kembali mengalami kendala angin yang tidak tentu arah dan kecepatannya di hari ketiga perlombaan, Rabu (30/9) kemarin. Mereka terpaksa mendarat darurat di sejumlah tempat. Bahkan dalam penerbangan Gantolle, kemarin dari 49 pilot hanya 20 pilot yang sukses mendarat di lokasi yang ditentukan yakni di obyek wisata Kampoeng Rawa di Ambarawa. Seorang pilot Gantolle asal Jawa Timur, Ahmad Teguh Wibowo, 25, gagal melakukan pendaratan darurat di lapangan Desa Duren, Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang saat mengalami mati angin atau kecepatan angin tidak ideal untuk penerbangan.

Ditambah lagi terkena turbulensi udara saat akan mendarat, sehingga gantolle yang dikendarainya menabrak spanduk alat peraga kampanye (APK) Pilkada Kabupaten Semarang dan tersangkut jaringan kabel telelpon. Setelah menabrak kabel telepon tubuh korban beserta Gantollenya jatuh ke tanah hingga mengalami patah tulang lengan kiri. “Saya lihat Gantolle itu terbang berputar-putar, lalu mulai menurun dan akan mendarat di lapangan ini. Sebenarnya posisinya sudah hampir sampai tanah, tapi terkena angin lagi hingga moncongnya naik. Akhirnya Gantollenya menabrak spanduk dan tersangkut kabel telepon,” tutur warga Desa Duren Suratmin, 45, saat ditemui di lokasi kejadian.