APK Rusak Diganti Satu Kali

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

SEMARANG – Banyaknya alat peraga kampanye (APK) di sejumlah daerah yang hilang maupun rusak menimbulkan keprihatinan sejumlah pihak. Sebab, selain akan merugikan pasangan calon juga akan menghambat pelaksanaan kampanye. Atas hal itu, muncullah Surat Edaran No 629/KPU/II/2015 tentang Pemasangan dan Penggantian APK yang Hilang atau Rusak dalam Pilkada Serentak.

Hal itu diungkapkan Komisioner Bidang Edukasi dan Sosialisasi KPU Jateng, Wahyu Setiawan. Menurutnya, dalam surat edaran itu, APK yang hilang atau rusak dapat diganti satu kali. Mekanisme penggantian harus sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Yakni hanya dilakukan terhadap APK yang mengalami kerusakan tanpa unsur kesengajaan atau faktor alam.

”Penilaian ini didasarkan atas pertimbangan KPU Jateng atau KPU Kabupaten/Kota setelah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atau Panwas Kabupaten/Kota. Anggaran yang dipergunakan melalui mekanisme revisi anggaran,” ujarnya.

Dia mengakui, masa kampanye yang relatif panjang berpotensi membuat APK akan mengalami kerusakan. Apalagi mendekati musim penghujan, sehingga potensi hilang atau rusak lebih banyak. Menurutnya, anggaran pengadaan APK yang difasilitasi KPU di Jawa Tengah mencapai Rp 11 miliar. Anggaran tersebut termasuk biaya jasa pemasangan dan besarannya di tiap daerah berbeda-beda disesuaikan kondisi geografis.

”Pemasangan APK sudah disepakati masing-masing tim pemenangan pasangan calon kepala daerah, termasuk desainnya sehingga peserta pilkada tidak perlu melakukan pengadaan lagi,” imbuhnya.

Sebelumnya, DPRD Jateng menyoroti masih minimnya pemasangan alat peraga kampanye (APK) di 21 daerah yang bakal menggelar pilkada Desember mendatang. Dewan menuding KPUD bekerja lamban dan tidak maksimal. Kondisi seperti ini jelas dapat menghambat jalannya pilkada mengingat untuk keperluan kampanye dan APK saat ini merupakan wewenang KPUD.

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Sriyanto Saputro mengatakan, dari pantauan, hanya beberapa daerah yang telah memasang APK. Itu pun dengan kondisi ala kadarnya dan tidak sesuai dengan kualitas anggaran yang digunakan untuk kampanye dan pemasangan APK. ”Daerah satu dan lainnya berbeda. Tapi rata-rata untuk kampanye dan pengadaan APK mencapai Rp 4 miliar sampai Rp 5 miliar,” katanya.

Ironisnya meski dana sudah ada di KPUD, ternyata pelaksanaan di lapangan tidak maksimal. Kota Semarang misalnya dengan anggaran besar, hanya beberapa titik APK yang sudah dipasang. Justru yang banyak gambar dan baliho dari masing-masing calon kepala daerah. ”Ini kan ironis. Mestinya kinerja KPU cekatan, wong dana sudah ada dan tinggal menggunakan,” tandasnya. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -