DIAMANKAN: Para tahanan saat digiring keluar dari ruang tahanan Direktorat Tahti Polda Jateng. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIAMANKAN: Para tahanan saat digiring keluar dari ruang tahanan Direktorat Tahti Polda Jateng. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIAMANKAN: Para tahanan saat digiring keluar dari ruang tahanan Direktorat Tahti Polda Jateng. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIAMANKAN: Para tahanan saat digiring keluar dari ruang tahanan Direktorat Tahti Polda Jateng. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Puluhan tahanan dari berbagai kasus pidana di ruang tahanan Direktorat Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) Polda Jateng terpaksa diungsikan sementara waktu. Hal itu menyusul insiden kebakaran yang melanda Gedung B Mapolda Jateng Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (30/9) siang. Diungsikannya sebanyak 74 tahanan tersebut dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat pada saat kejadian suasana di Mapolda Jateng menjadi riuh.

Begitu api mulai membesar dan menjalar ke beberapa ruangan di Gedung B, kepanikan melanda para penghuni Mapolda Jateng. Ketakutan akan menjalarnya api ke ruang tahanan yang berada di sebelah barat Gedung B membuat petugas Direktorat Tahti mengambil langkah cepat. Ke-74 tahanan baik pria maupun wanita langsung dilokalisasi ke Masjid Taqwa, kompleks Mapolda Jateng. Di dalam masjid, puluhan tahanan tersebut dikumpulkan dan disuruh duduk di antara sekat. Mereka juga dijaga ketat oleh puluhan anggota.