Sigit Akan Bekali Pelatihan Wirausaha

Kurangi Pengangguran Kota Semarang

193
SOSIALISASI: Calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho saat menggelar sosialisasi di Jalan Taman Kelud Selatan, Petompon, Gajahmungkur, Minggu (27/9) malam. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: Calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho saat menggelar sosialisasi di Jalan Taman Kelud Selatan, Petompon, Gajahmungkur, Minggu (27/9) malam. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: Calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho saat menggelar sosialisasi di Jalan Taman Kelud Selatan, Petompon, Gajahmungkur, Minggu (27/9) malam. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: Calon Wali Kota Semarang Sigit Ibnugroho saat menggelar sosialisasi di Jalan Taman Kelud Selatan, Petompon, Gajahmungkur, Minggu (27/9) malam. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PETOMPON- Di saat krisis ekonomi seperti sekarang, tidak sedikit perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Praktis, angka pengangguran makin membludak. Fenomena itu dikeluhkan warga Petompon saat pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 3 Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso (Sibagus) menggelar sosialisasi di Jalan Taman Kelud Selatan, Minggu (27/9) malam.

Ketua RW 5 Kelurahan Petompon, Untung, mengeluhkan mengenai bertambahnya jumlah pengangguran yang melanda Kelurahan Petompon lantaran terkena imbas krisis ekonomi, dan akhirnya dirumahkan.

Untung mengaku selama ini belum mendapatkan perhatian dari pemerintah terkait pengentasan pengangguran. “Kami juga tidak mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun lowongan lain. Selama ini kami harus aktif mencari lowongan kerja sendiri tanpa mendapat info dari Pemkot Semarang,”ujar Untung.

Menanggapi hal tersebut, Sigit mengatakan, mainset masyarakat untuk menggantungkan cita-citanya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus diubah. “Kita ubah mindset menjadi wirausaha, jadi tidak berpatokan jadi PNS saja,” pesan pengusaha muda ini.