Cemburu Buta, Nekat Panjat Tower Seluler

198

GAYAMSARI – Gara-gara cemburu, seorang remaja berinisial ML, 18, mencoba bunuh diri dengan memanjat tower operator seluler di Jalan Medoho Barat, Gayamsari, Semarang, Senin (28/9) siang. Dari ketinggian kurang lebih 20 meter, ML nekat akan terjun bebas untuk mengakhiri hidupnya. Namun aksinya urung dilakukan, setelah WN, 35, wanita pujaan hatinya berhasil membujuknya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kejadian yang menghebohkan warga Jalan Modoho Barat tersebut bermula sekitar pukul 09.00 kemarin. Saat itu, ML yang sehari-hari menjadi penjual nasi goreng datang ke sebuah warung pecel milik Parniati.

”ML izin mau numpang pipis ke kamar mandi. Tapi lama ditunggu kok tidak kunjung keluar. Lho, tiba-tiba kok dia sudah memanjat tower tak jauh dari warung saya,” kata saksi Parniati di lokasi kejadian.

Dikatakan, semula ML di warung pecel tersebut hanya diam saja sembari main handphone. Saksi mengaku tak curiga sama sekali. ”Saya sendiri sedang sibuk berjualan. Saya kira ya dia akan kencing. Lha kok tahu-tahu sudah berada di atas tower. Kurang lebih ketinggiannya 20 meter,” ujarnya.

Tentu saja, aksi konyol tersebut menjadi perhatian warga setempat. Saksi bersama warga yang lain berusaha berteriak untuk meminta ML turun. Namun demikian, peringatan itu tak dihiraukan oleh ML. Dia tetap saja nekat memanjat tower sambil berteriak mengancam akan bunuh diri.

”Saya sudah teriak-teriak memanggil dia agar turun. Tapi dia nggak mau. Malahan dia bilang ’biar mati saja’,” kata Parniati menirukan ucapan ML.

Suasana tambah menegangkan saat ML mengancam akan terjun bebas. Aparat Polsek Gayamsari yang menerima laporan kejadian tersebut langsung merapat ke lokasi kejadian. Bersama dua rekan ML, petugas berusaha membujuk ML agar turun dari atas tower. Namun tetap saja tak digubris.