Sigit Sumbangkan Gaji Wali Kota hingga RT/RW

217
SEJALAN DENGAN PEMUDA: Sigit Ibnugroho di tengah peserta deklarasi Karang Taruna Tunas Muda di Balai RW 9 Kelurahan Gajahmungkur, akhir pekan kemarin. (AJIE MAHENDRA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEJALAN DENGAN PEMUDA: Sigit Ibnugroho di tengah peserta deklarasi Karang Taruna Tunas Muda di Balai RW 9 Kelurahan Gajahmungkur, akhir pekan kemarin. (AJIE MAHENDRA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEJALAN DENGAN PEMUDA: Sigit Ibnugroho di tengah peserta deklarasi Karang Taruna Tunas Muda di Balai RW 9 Kelurahan Gajahmungkur, akhir pekan kemarin. (AJIE MAHENDRA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEJALAN DENGAN PEMUDA: Sigit Ibnugroho di tengah peserta deklarasi Karang Taruna Tunas Muda di Balai RW 9 Kelurahan Gajahmungkur, akhir pekan kemarin. (AJIE MAHENDRA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

GAJAHMUNGKUR – Posyandu merupakan fondasi dasar untuk membangun generasi bangsa. Hal itu disadari betul oleh calon Wali Kota Semarang nomor urut 3, Sigit Ibnugroho bersama wakilnya, Agus Sutyoso. Karena itulah, pasangan ini telah merancang program mengenai pantauan perkembangan balita di semua wilayah di Kota Semarang.

Hal itu dipaparkan Sigit ketika menghadiri acara deklarasi Karang Taruna Tunas Muda di Balai RW 9 Kelurahan Gajahmungkur, akhir pekan kemarin. Setelah Sigit menangkap aspirasi yang dilontarkan Penggerak PKK Kelurahan Gajahmungkur, Sulaiman. Yani, tentang mengenai minimnya fasilitas posyandu. ”Kalau ada kegiatan Posyandu, kami harus meminjam peralatan seperti pengukur tensi dan tinggi badan, ke bidan yang ada di wilayah sekitar sini,” keluh Sulaiman.