Phopy Harjanti Bulandari (Rizky Johanuari Putri/Jawa Pos Radar Semarang)
Phopy Harjanti Bulandari (Rizky Johanuari Putri/Jawa Pos Radar Semarang)
Phopy Harjanti Bulandari (Rizky Johanuari Putri/Jawa Pos Radar Semarang)
Phopy Harjanti Bulandari (Rizky Johanuari Putri/Jawa Pos Radar Semarang)

PHOPY Harjanti Bulandari, istri dari Iptu Constantien Rifeld Baba ini, menikah muda, bukan berarti tidak bisa melanjutkan kuliah. Dia membuktikan, meski menikah pada umur 19 tahun pada tahun 2012 lalu, kini dia bisa melanjutkan studinya di pascasarjana (S2) Komunikasi Undip. ”Bahagia banget, masih muda sudah menemukan jodoh dan sudah punya anak pula,” jelas ibu satu anak ini.

Istri polisi yang sekarang sedang menjalani Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta ini, mengaku sengaja memilih menikah muda pada tahun 2012 lalu, karena meyakini sudah menemukan jodohnya. ”Menikah kan tergantung sama orang dan personalitinya. Kalau menikah sama yang bikin nyaman, ya enak-enak saja,” sambung wanita kelahiran 5 Juni 1992 ini.

Phopy mengungkapkan, ia pernah mengambil cuti kuliah S1 Komunikasi, karena sang suami harus bertugas di Nusa Tenggara Timur (NTT). ”Dulu sempat long distance relationship (LDR), karena aku kuliah di Semarang, suami dinas jadi polisi lalu lintas di NTT. Suamiku harus balik Semarang setiap sebulan sekali. Habis itu, saya ambil cuti, aku ikut ke Flores,” jelas wanita penyuka warna pink ini.

Kegiatan yang ia lakukan selama menjadi istri polisi tidak terlalu banyak. Dalam sebulan biasanya arisan dengan para istri polisi lain dan terlibat kegiatan bakti sosial. Terutama saat HUT Polri. ”Tekad saya selalu mendukung suami dalam bertugas. Caranya dengan membantu tugas-tugas dia. Sekarang suami lagi pendidikan. Tapi yang paling penting, selalu mendukung dengan doa,” pungkasnya. (mg26/ida/ce1)