Arif Sempat Bersihkan Daging yang Menempel di Roda

271
KRONOLOGI: Sopir truk yang menewaskan Mupakir, 60, diintrogasi oleh petugas Satlantas Pekalongan, setelah melarikan diri, kemarin. (Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
KRONOLOGI: Sopir truk yang menewaskan Mupakir, 60, diintrogasi oleh petugas Satlantas Pekalongan, setelah melarikan diri, kemarin. (Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
KRONOLOGI: Sopir truk yang menewaskan Mupakir, 60, diintrogasi oleh petugas Satlantas Pekalongan, setelah melarikan diri, kemarin. (Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
KRONOLOGI: Sopir truk yang menewaskan Mupakir, 60, diintrogasi oleh petugas Satlantas Pekalongan, setelah melarikan diri, kemarin. (Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN – Seorang pengendara sepeda motor, bernama Mupakir, 60, tewas secara mengenaskan, setelah terlindas truk bernopol W 8046 UR, yang dikemudiakan Harun, 39, di Jalan Raya Pacar Tirto, Kabupaten Pekalongan, Minggu (27/9), sekitar pukul 08.30.

Sopir truk bersama awaknya Arif, 25, sempat kabur kea rah Pemalang, namun berhasil diamankan oleh Kasatlantas Polres Pekalongan, AKP Dwi Nugraha. Dari keterangan saksi, Lia Kumala, 31, dan Absori,38, warga sekitar korban mengendarai Honda Grand dengan nopol H4103LD tersebut berjalan beriringan menuju arah barat. Arus yang cukup padat, membuat sopir truk diperkirakan tidak mengetahui ada pengendara disamping kirinya. Akhirnya korban tersenggol dan jatuh di bawah kolong truk dan terlindas. Sedangka pembonceng terpental di pinggir jalan.

Setelah melindas korban, langsung tancap gas menuju arah barat atau Pemalang.”Sopir sempat melarikan diri, padahal menurut warga sekitar, sudah diperingatkan kalau baru melindas orang. Bahkan sempat berhenti, namun malah lanjut,” ucapnya.