GALANG DUKUNGAN : Widya Kandi Susanti saat menghadiri acara penggalangan dukungan untuk pasangan calon nomor urut 1 di Kecamatan Pegandon, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
GALANG DUKUNGAN : Widya Kandi Susanti saat menghadiri acara penggalangan dukungan untuk pasangan calon nomor urut 1 di Kecamatan Pegandon, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
GALANG DUKUNGAN : Widya Kandi Susanti saat menghadiri acara penggalangan dukungan untuk pasangan calon nomor urut 1 di Kecamatan Pegandon, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
GALANG DUKUNGAN : Widya Kandi Susanti saat menghadiri acara penggalangan dukungan untuk pasangan calon nomor urut 1 di Kecamatan Pegandon, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Calon Bupati Kendal Widya Kandi Susanti dianggap pahlawan bagi perangkat desa yang ada di Kendal kala masih menjabat sebagai Bupati Kendal periode 2010-2015. Untuk membalas jasa yang dilakukan Widya, ratusan perangkat desa di Kecamatan Ngampel, Patebon, dan Pegandon pun bersatu untuk mendukung Widya – Hilmi (Wali) pada Pilkada Kendal 9 Desember mendatang.

Ketua panitia acara penggalangan dukungan tersebut, Haryono, mengatakan, jika saat menjadi Bupati Kendal, Widya adalah sosok pemimpin yang tepat dan berani mengambil keputusan dengan mengesahkan revisi kedua Perbup Kendal No 29 Tahun 2015 yang mengatur tentang pengolahan tanah bengkok bagi kades dan perangkat desa.

“Apa yang dilakukan Bu Widya sangat berani. Beliau memihak rakyat kecil. Salah satunya adalah mengesahkan Pergub No 29 Tahun 2015 sehingga kades dan perangkat desa punya tunjangan dan hasil pembagian tanah bengkok sebesar 90 persen,” katanya acara Temu Kangen Perangkat Desa se-Kecamatan Pegandon, kemarin. Acara penggalangan dukungan tersebut juga dihadiri mantan Bupati Kendal Hendi Boedoro, yang tak lain adalah mantan suami Widya.