SEMANGAT: Para pemain, pelatih dan ofisial tim Sepak Takraw Jawa Tengah, sebelum berangkat ke Pra PON yang akan berlangsung di Mataram, NTB. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Para pemain, pelatih dan ofisial tim Sepak Takraw Jawa Tengah, sebelum berangkat ke Pra PON yang akan berlangsung di Mataram, NTB. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Para pemain, pelatih dan ofisial tim Sepak Takraw Jawa Tengah, sebelum berangkat ke Pra PON yang akan berlangsung di Mataram, NTB. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Para pemain, pelatih dan ofisial tim Sepak Takraw Jawa Tengah, sebelum berangkat ke Pra PON yang akan berlangsung di Mataram, NTB. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kontingen sepak takraw Jateng saat ini tengah fokus menatap babak kualifikasi PON XIX yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 28 September hingga 4 Oktober besok. Pada babak kualifikasi tersebut, Jateng tergabung di Zona III bersama beberapa daerah lainnya seperti DIJ, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Timur, Kalimantan Utara serta tuan rumah NTB.

“Kami optimistis dengan skuad Jateng saat ini, ditambah persiapan yang cukup matang saya kira sepak takraw Jateng bisa meraih hasil yang terbaik di babak kualifikasi mendatang. Selama ini, sepak takraw Jateng juga yang terbaik di Indonesia,” terang Ketua Umum Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jateng, Usep Karyana kemarin.

Soal persaingan, Usep mengakui, babak kualifikasi besok sudah pasti daerah-daerah lain seperti Jatim dan tuan rumah NTB pastinya juga bakal tampil ngotot untuk meraih hasil yang terbaik. “Tapi kalau berkaca dari Popnas kemarin di mana kami berhasil meraih empat dari lima medali emas tentu kami juga berharap bisa meraih hasil yang sama di Pra PON. Menurut saya Jatim masih akan menjadi pesaing terberat kami meski tidak bisa menganggap enteng daerah lain juga,” sambungnya.