PEKALONGAN – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan menyatakan seluruh jamaah haji asal Kota Pekalongan yang berjumlah 394 orang dalam keadaan aman dalam tragedi di Jalan Arab 204 Mina.

Kepala Kemenag Kota Pekalongan Imam Tobroni melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, M Nadhief menyatakan, kepastian tersebut diperoleh Kemenag Kota Pekalongan setelah mendapat laporan dari masing-masing ketua rombongan.“Kami menghubungi masing-masing rombongan. Dan sudah dapat laporan, kalau semua selamat. Pada saat kejadian jamaah masing-masing rombongan selamat dalam tragedi tersebut,” jelasnya, Jumat (25/9).

Kemenag Kota Pekalongan, selama ini terus memantau haji asal Kota pekalongan. Mereka dibagi dalam dua kloter. Yakni kloter 39 sebanyak 178 jamaah yang diberangkatkan dengan jamaah asal Purworejo. Dan kloter 40 berjumlah 216 jamaah yang diberangkatkan bersama kloter dari Kabupaten Pekalongan.

Dijelaskan, jamaah Kota Pekalongan sudah melakukan ibadah lempar jumroh setelah salat subuh. Sehingga saat kejadian berlangsung, semua jamaah sudah kembali ke tenda masing-masing.

Nadhief menerangkan, jalur menuju Mina yang menjadi lokasi insiden juga bukan merupakan jalur yang dilewati untuk jamaah Indonesia. Kalaupun waktu lempar jumroh bersamaan dengan jamaah dari negara lain pun kemungkinannya kecil. Karena jalur untuk jamaah Indonesia beda dengan jalur yang terjadi kerusuhan. “Jalur jamaah kita beda, jadi tidak melewati jalur tersebut. Intinya semua jamaah kami saat ini dalam keadaan sehat semua,” tutupnya. (han/ric)