Betonisasi, Siwalan Wiradesa Sering Macet

273
MACET : Kemacetan di Jalan Rembun Siwalan karena adanya betonisasi pada jalur pantura Kabupaten Pekalongan, yang baru dikerjakan satu sisi. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MACET : Kemacetan di Jalan Rembun Siwalan karena adanya betonisasi pada jalur pantura Kabupaten Pekalongan, yang baru dikerjakan satu sisi. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MACET : Kemacetan di Jalan Rembun Siwalan karena adanya betonisasi pada jalur pantura Kabupaten Pekalongan, yang baru dikerjakan satu sisi. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
MACET : Kemacetan di Jalan Rembun Siwalan karena adanya betonisasi pada jalur pantura Kabupaten Pekalongan, yang baru dikerjakan satu sisi. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Jalur pantura Kabupaten Pekalongan bagian barat tak dapat lagi ditempuh dengan waktu 20 menit meski jaraknya hanya 2 kilometer. Namun lebih dari 1 jam, jika terjadi kemacetan. Ada tiga titik kemacetan yang terjadi pada jalur pantura Kabupaten Pekalongan di sisi barat karena adanya betonisasi. Yaitu di Jalan Raya Rembun sepanjang 500 meter, Jalan Raya Siwalan sepanjang 700 meter, keduanya arah dari Jakarta memasuki Kabupaten Pekalongan.

Sedangkan kemacetan panjang juga terjadi pada betonisasi dari arah Semarang menuju ke Jakarta yang ada di jalur pantura Kabupaten Pekalongan. Tepatnya di Jalan Raya Siwalan dekat Grosir Pantura, sepanjang 500 meter.

Adanya betonisasi di Jalan Raya Siwalan hingga Depok mengakibatkan kemacetan yang panjang, baik di siang atau malam hari. Antrean panjang sering terlihat, khususnya pada malam hari. Karena adanya betonisasi yang memaksa kendaraan harus berjalan lambat, dan hanya bisa menggunakan satu jalur searah dari tiga jalur yang sebelumnya ada.