TEGAL – Sebanyak 6 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, terancam mendapatkan sanksi disiplin ringan karena terbukti membolos (tidak masuk kerja) pada Jumat (25/9). Hal tersebut dibuktikan, setelah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tegal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke 22 kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), khususnya yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat sejak pukul 07.00 – 11.00.

Kepala BKD Kota Tegal Irkar Yuswan Apendi menjelaskan, dilakukannya sidak ke sejumlah kantor SKPD bertujuan membuktikan tingkat kedisiplinan sekaligus loyalitas kinerja PNS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab menurutnya, selain memiliki tanggung jawab kepada negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, semua tugas dan fungsi PNS juga sudah diatur sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53/2010 tentang disiplin PNS.

“Dari hasil sidak, hanya enam orang PNS yang tidak masuk tanpa keterangan. Sehingga, akan dikonfrontir jika terbukti melanggar disiplin akan dijatuhi sanksi,” ungkapnya di sela – sela sidak di kantor Disdukcapil.

Terkait kantor SKPD yang menjadi target sidak, Irkar menuturkan, memang lebih difokuskan pada kantor yang memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung seperti kantor BPBD, UPT Damkar, dan Disdukcapil. Berdasarkan jumlah pendataan, sebanyak 77 pegawai tidak berangkat (masuk kantor) dengan rincian 30 PNS izin tidak masuk, 15 PNS dinas luar, 21 PNS cuti, 5 PNS sakit, dan 6 pegawai tidak masuk tanpa keterangan. “11 tim yang kami terjunkan semuanya konsentrasi memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meski di tengah hari libur Idul Adha seperti sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Eko Purwadi menanggapi dilakukannya sidak untuk memantau tingkat kedisiplinan PNS di lingkungan Pemkot Tegal khususnya SKPD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya menyatakan sangat mendukung, bahkan menurutnya, dengan tingkat kehadiran mencapai 98 persen PNS di kantor Disdukcapil cukup menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar meski pada hari terjepit antara libur Idul Adha dengan hari libur akhir pekan. “Jumlah total pegawai Disdukcapil, 40 PNS termasuk Plt Kepala Disdukcapil. Semuanya berangkat, kecuali 2 pegawai izin karena ada urusan keluarga,” tandasnya. (syf/jpnn/ric)