Oknum Guru Membantah, Orang Tua Alma Berang

Dewan Sidak SDN Rejosari 01

430
SIDAK: Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Sovan Haslin Pradana saat melakukan mediasi dengan Kepala SD Negeri Rejosari 01, Titik Prawarti, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Sovan Haslin Pradana saat melakukan mediasi dengan Kepala SD Negeri Rejosari 01, Titik Prawarti, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Sovan Haslin Pradana saat melakukan mediasi dengan Kepala SD Negeri Rejosari 01, Titik Prawarti, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK: Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Sovan Haslin Pradana saat melakukan mediasi dengan Kepala SD Negeri Rejosari 01, Titik Prawarti, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) dan intimidasi siswa yang dilakukan oknum guru SD Negeri Rejosari 01 Semarang Timur berinisial Sun terus berlanjut. Rabu (23/9) kemarin, salah satu anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Sovan Haslin Pradana, mendatangi sekolah tersebut. Sovan melakukan sidak (inspeksi mendadak) sekitar pukul 09.00. Hal itu dilakukan setelah dirinya mendapat laporan dari salah satu orang tua siswa yang anaknya mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari salah satu oknum guru kelas. Rombongan dewan diterima langsung oleh kepala sekolah, Titik Prawarti, dan komite sekolah, Slamet.

Dalam sidak tersebut, Sovan datang bersama orang tua siswa tersebut guna mencari kebenaran, dan pengakuan dari guru yang bersangkutan terkait dengan intimidasi tersebut. Didatangi anggota dewan dan orang tua siswa, pihak kepala sekolah yang sebelumnya sempat enggan mengundang oknum guru tersebut akhirnya bersedia mempertemukan untuk dikonfirmasi.

Dalam pertemuan tersebut, sang guru berinisial Sun yang mengajar kelas 4C membantah telah melakukan intimidasi terhadap siswinya yang bernama Alma Chelsea Widelia. Mendengar bantahan yang tak sesuai dengan kenyataan tersebut, sempat membuat Eliya Megawati, ibunda Alma Chelsea Widelia, meledak emosinya. Kata-kata umpatan muncul dari mulut ibu muda tersebut. Ia berang lantaran oknum guru Sun telah mengingkari kejadian sebenarnya, meskipun telah melakukan intimidasi pada putrinya.