Mirna Gandeng Warga Kristiani dan Katolik

169

KENDAL- Selain menggalang dukungan dari kalangan ulama dan umat Islam, calon Bupati Kendal Mirna Annisa juga merangkul umat Kristen dan Katolik di Kendal. Hal itu dilakukan lantaran Kendal memiliki ragam agama yang harus dirangkul untuk bisa memberikan kontribusi membangun Kendal ke depan.

“Ya, semuanya harus dirangkul. Sebab, mereka juga warga Kendal yang memiliki hak yang sama dengan warga lainnya. Kami tidak memandang agama, entah itu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha ataupuan aliran kepercayaan, semua harus dirangkul,” ujar Mirna kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (23/9).

Menurutnya, masyarakat Kendal ini butuh sosok pemimpin yang benar-benar bisa memimpin. Dalam arti, tidak membeda-bedakan antara satu kaum dengan lainnya baik terkait suku, ras maupun agama.

Meski Mirna kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), tapi dia tak segan datang ke gereja untuk melakukan sosialisasi dan menyerap aspirasi warga Kristen di Gereja Santo Isidorus, Pageruyung.

“Kami sudah ke beberapa gereja baik Kristen maupun Katolik, harapan kami bisa ikut serta mendukung kami untuk bareng-bareng ndandani Kendal,” tandasnya.

Mirna memaparkan beberapa program yang akan diusungnya jika terpilih sebagai Bupati Kendal. Salah satunya pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang 500 kilo meter. “Jalan adalah hal penting, karena satu-satunya akses warga Kendal untuk meningkatkan ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Selain jalan, juga pemberian jaminan kesehatan bagi warga miskin, rehap 1.000 rumah yang tak layak huni, pemberian bantuan bibit, pupuk dan pemberina alat-alat bagi petani, peternak dan nelayan. “Kami juga bertekad akan menghapuskan pungutan liar (pungli) di pendidikan dasar SD, SMP dan SMA yang harusnya bisa bersekolah secara gratis,” akunya.

Wakil Ketua KNPI Jateng ini mengaku juga bertekad membuka 250 ribu lapangan pekerjaan baru bagi warga Kendal. Dengan begitu, bisa mengurangi angka warga Kendal yang bekerja sebagai TKI di luar negeri. “Tapi ini semua harus bareng-bareng, makanya ayo bareng-bareng ndandani Kendal secara bahu-membahu, semua warga harus terlibat,” tandasnya. (bud/aro)