SALING SUPPORT: Hendrar Prihadi dan Hevearita GR saat menemui warga Kecamatan Tugu, Rabu (23/9) petang. (ISMU PURUHITO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALING SUPPORT: Hendrar Prihadi dan Hevearita GR saat menemui warga Kecamatan Tugu, Rabu (23/9) petang. (ISMU PURUHITO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALING SUPPORT: Hendrar Prihadi dan Hevearita GR saat menemui warga Kecamatan Tugu, Rabu (23/9) petang. (ISMU PURUHITO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SALING SUPPORT: Hendrar Prihadi dan Hevearita GR saat menemui warga Kecamatan Tugu, Rabu (23/9) petang. (ISMU PURUHITO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 2 Hendrar Prihadi dan Hevearita GR, Rabu (23/9) petang kemarin, kembali melakukan kampanye dialogis. Kali ini, wilayah yang dituju ada di Kecamatan Tugu. Dalam kampanyenya, Hendi dan Ita didampingi oleh sejumlah anggota DPRD dari partai pengusung, di antaranya Wakil Ketua DPRD Kota Semarang dari Partai Demokrat, Wiwin Subiyono, Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Kadarlusman (Pilus) dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Fajar Rinawan S.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi kembali memaparkan tentang infrastruktur. Menurutnya, kondisi jalan di Kota Semarang yang mengalami peningkatan kondisi baik selama tiga tahun ke belakang ini.

“Perbaikan jalan di Kota Semarang menjadi salah satu fokus kami, karena hal tersebut bertujuan untuk kenyamanan mobilitas warga. Sesuai data Bina Marga Kota Semarang, dalam tiga tahun terakhir Kota Semarang mengalami perbaikan kondisi jalan yang jauh lebih baik ketimbang periode lalu,” tandas Hendi.

Hendi memaparkan, pada 2011 jalan dalam kategori baik di Kota Semarang berada pada angka 43,51 persen, dan meningkat drastis pada 2015 menjadi 55,1 persen, bahkan yang termasuk dalam kategori jalan rusak berat hanya 5,17 persen.

Dia juga menegaskan, targetnya pada periode mendatang untuk memantapkan pemerataan pembangunan infrastruktur di Kota Semarang, dan menjadikan 90 persen jalan di Kota Semarang berada pada kondisi baik.

Sementara, Ita, calon wakil wali kota perempuan satu-satunya yang berpasangan dengan Hendi ini mengatakan, peningkatan peran wanita dalam pembangunan infrastruktur juga menjadi salah satu fokus pasangan Hebat. “Dibangunnya Taman Lalu Lintas di Wonosari sebagai taman edukasi dan pusat pendidikan lalu lintas bagi anak-anak menjadi bukti kalau pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan juga mempertimbangkan pada kebutuhan ibu dan anak di Kota Semarang,” jelas Ita. (smu/aro)